Enter Dashboard

Cold Chain Monitoring System — Frozen Seafood

TRACKINGIN

Sistem monitoring cold chain berbasis IoT yang memantau suhu, kompresor, dan lokasi armada secara real-time — dengan AI on-device untuk deteksi dini kerusakan kompresor, tanpa bergantung internet.

Dashboard Screenshot
App Screenshot
Latar Belakang

Mengapa cold chain seafood sering gagal?

Distribusi hasil laut beku di Indonesia masih mengandalkan proses manual yang rawan kesalahan — tidak ada sistem terpadu yang memantau rantai dingin secara real-time dari sumber hingga tangan konsumen.

Keterlambatan deteksi anomali distribusi frozen seafood menyebabkan kerugian pasca panen yang signifikan dan degradasi kualitas produk ekspor, terutama pada rute distribusi di area minim sinyal.

Penelitian ini mengusulkan arsitektur edge-first IoT yang beroperasi mandiri tanpa bergantung koneksi cloud — relevan dengan kondisi nyata lapangan distribusi seafood Indonesia.

Problem · 01
Zero real-time monitoring

Tidak ada sistem terpadu untuk melacak suhu, getaran, dan lokasi armada — semuanya masih manual dan terpisah.

Problem · 02
Manual inspection error-prone

Inspeksi manual tidak efisien. Kegagalan cold chain sering tidak terdeteksi hingga produk sudah terdegradasi.

Problem · 03
Delayed anomaly detection

Anomali baru diketahui setelah kerusakan terjadi — tidak ada mekanisme peringatan dini otomatis.

Problem · 04
Cloud dependency di remote area

Solusi berbasis cloud tidak andal di jalur distribusi terpencil. Diperlukan edge computing yang otonom penuh.

CV Mutiara Samudera Indonesia
Fasilitas Gudang Kota Tegal
Cold Storage Interior 400 Ton
Tentang Kami

Kualitas Laut,
Standar Internasional

CV Mutiara Samudera Indonesia adalah perusahaan yang berbasis di Kota Tegal, Jawa Tengah. Didirikan pada tahun 2022, perusahaan ini bergerak dalam bidang ekspor-impor produk hasil laut beku kapal dengan komitmen penuh terhadap standar mutu internasional.

Berfokus pada kualitas tinggi, CV MSI bermitra langsung dengan nelayan lokal di berbagai daerah pesisir Indonesia — mulai dari Tegal, Pekalongan, hingga wilayah timur — untuk memastikan rantai pasokan yang segar, terpercaya, dan berkelanjutan bagi pasar internasional, terutama di kawasan Asia.

Dengan fasilitas Cold Storage berkapasitas 400 Ton, kami menjaga kualitas dan kesegaran hasil laut sejak proses penyimpanan hingga pengiriman ke negara tujuan ekspor.

Profil Penelitian
Fokus Kajian
Manajemen rantai dingin (cold chain) dan pengaruhnya terhadap mutu produk hasil laut beku siap ekspor.
Lokasi Penelitian
Fasilitas gudang dan cold storage CV MSI, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Metode
Observasi lapangan, wawancara operasional, dan analisis proses dari penerimaan bahan baku hingga pengiriman ekspor.
Periode
Penelitian dilaksanakan selama 30 hari dengan akses penuh ke fasilitas dan data operasional perusahaan.

CV MSI membuka diri sebagai mitra penelitian bagi mahasiswa maupun lembaga akademik yang ingin mengkaji industri perikanan ekspor, logistik beku, dan pengembangan UMKM berbasis kelautan di Indonesia.

Real field validation
30-day test period
Export-grade standard
Asia SEA market
Cold chain management
UMKM Kelautan
Cara Kerja Sistem

Arsitektur end-to-end
dari sensor ke dashboard

Sistem dirancang berlapis — semua komputasi AI berjalan di perangkat edge, data tersimpan lokal saat offline, lalu tersinkronisasi otomatis ke server ketika koneksi tersedia.

Sensor
PT100 RTD
−50 to +260°C
±0.1°C accuracy
MPU6050
6-axis IMU
Vibration detect
GPS NEO-8M
±2.5m accuracy
1Hz sampling
DS3231 RTC
±2ppm drift
Timestamp
↓ I2C / SPI · 1Hz continuous sampling
Edge
ESP32-S3 · TFLite Micro
Xtensa LX7 240MHz · 8MB PSRAM
On-device AI inference · <2s latency
SD Card
Local log
0% data loss
9400 mAh
53h+ runtime
autonomous
↑ MQTT · WiFi auto-sync ketika koneksi tersedia
Server
CI4 Backend
REST API
MQTT broker
Web Dashboard
WebSocket
Admin real-time
Flutter App
Driver & Customer
Push alert
Dokumentasi Sistem
Prototipe Hardware IoT
Hardware
Prototipe IoT Node
ESP32-S3 · Sensor · Baterai 9400mAh
Web Dashboard Live
Web Dashboard
Live Map Tracking — Kota Tegal
Suhu -15°C · Status Normal · AI 100%
Mobile App Tracking
Mobile App
Flutter · Driver & Customer
ETA · Route tracking · Push alert
Fitur Sistem

Semua yang TRACKINGIN kerjakan

4-in-1 Multisensor Node

Suhu, getaran, GPS lokasi, dan timestamp RTC — satu perangkat kompak per unit armada.

PT100MPU6050GPS NEO-8MDS3231
On-Device AI Inference

Model TFLite Micro berjalan di ESP32-S3 — 90% akurasi deteksi anomali cold chain tanpa koneksi cloud.

TFLite MicroESP32-S3<2s latency
Offline-First Architecture

SD Card menyimpan seluruh log data saat offline. Sinkronisasi otomatis via MQTT ketika koneksi kembali.

SD Card bufferMQTT0% data loss
Real-Time Web Dashboard

Admin pantau suhu cold room, status kompresor, GPS armada, dan riwayat pengiriman via browser.

CodeIgniter4WebSocketFleet view
Mobile App Driver & Customer

Driver terima push alert anomali instan, customer lacak status pengiriman & kondisi cold chain real-time.

FlutterPush alertLive tracking
GPS Route & ETA Management

Log rute GPS lengkap, checkpoint tracking, dan estimasi ETA otomatis per trip pengiriman aktif.

Route logETA calcCheckpoint
Hasil Pengujian
90%
Akurasi deteksi anomali kondisi mesin
<2s
Latensi deteksi & alert
53h+
Battery life — 9400 mAh
0%
Data loss selama offline
Tim Peneliti

Developers behind TRACKINGIN

D-3 Teknik Komputer · Universitas Harkat Negeri

LH
Luckman Hasannudin
IoT Engineer
Hardware design &
ESP32-S3 firmware
AS
Ahmad Sofwan Alfin
AI Engineer
System architecture &
AI model development
SN
Nur Sofiatun Nisa
Web Programmer
CI4 backend &
real-time dashboard
CS
Citra Sholila
App Programmer
Flutter mobile app
driver & customer
Kontak

Temukan & hubungi kami

Institusi
Universitas Harkat Negeri
Email
trackinginuhn@gmail.com
Telepon
+62 822 6430 3285
Lokasi
Indonesia

Akses Platform

Login ke admin dashboard untuk memantau cold chain secara real-time, atau unduh mobile app untuk driver dan customer. Sistem berjalan live pada armada CV MSI.

Web System Enter Dashboard
Mobile App Download App